Sebenernya guys, terkadang niatan itu ada tapi pengaplikasiannya aja yang kurang. Kenapa sekarang mulai berniat untuk ngeblog lagi? Karena ada rasa rindu untuk menulis kembali. Rasanya bisa berbagi cerita, pengalaman serta pelajaran hidup itu cukup menyenangkan. Saya percaya bahwa pengalaman adalah guru terbaik, namun alangkah lebih baik jika dapat belajar dari pengalaman orang lain.
Well to the well well well.. Ibarat pepatah yang mengatakan bahwa tak kenal maka tak sayang, ijinkan saya memperkenalkan diri. Saya terlahir dari mama yang berdarah Solo, dan papa yang berdarah Palopo. Panggil saya Rigel. Tidak banyak orang yang mengetahui arti nama Rigel, bukan begitu bukan? Jadi Rigel itu nama salah satu bintang yang paling terang yang bersinar di langit. KePeDean? Ih, serius pake banget.. Kalau kalian kurang percaya, boleh dicek https://id.wikipedia.org/wiki/Rigel (lumayan menambah pengetahuan).
Kenapa orang tua saya memilih nama tersebut? Karena pada saat saya dilahirkan, papa saya berlayar dan tepat pada malam itu bintang yang papa saya lihat adalah bintang Rigel. Singkat ceritanya demikian. Kalau kata orang nama adalah sebuah doa, mungkin orang tua saya ingin anaknya kelak menjadi seorang bintang. Bukan hanya bintang di sekolah, atau di kampus tapi mungkin aja jadi bintang di hati kamu. Iya, kamu...
Kesibukan sekarang? Sibuk berfikir dan mencerna apa arti hidup ini. Because sometime i was thinking , why am i here? what should i do? Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan dasar kehidupan. Setiap hari saya mencoba untuk mencari jawaban dari semua pertanyaan saya sendiri. Hasilnya? Gak ada! Justru jatuh pada pertanyaan dibalik pertanyaan tersebut. So, masih sibuk berfikir tapi cukup mengajukan pertanyaan tanpa mengharapkan sebuah jawaban. Karena kalau kita fokus untuk mencari jawabannya maka kita akan lelah sendiri. Jadi sebaiknya enjoy sama kehidupan ini, beserta dengan pertanyaan-pertanyaannya.
Saat ini saya tinggal di salah satu kota kecil di Prancis, bernama Buchy. Tepatnya 30 menit dari kota Rouen, dan 2 jam (kurang lebih) dari Ibukota, Paris. Kuliah? Dapat beasiswa? Anak orang kaya? Etss! Tunggu dulu, jadi saya di Prancis sudah satu tahun satu bulan. Ibarat sepasang kekasih, usia segini itu lagi mesra-mesranya, lagi lucu-lucunya. Bukan begitu anak muda?
Keberadaan saya di sini dalam rangka menemukan arti hidup yang sesungguhnya! Dengan cara? Mengikuti salah satu program yang menurut saya paling kece sejagat raya. Au Pair. Mungkin dari beberapa teman-teman sudah ada yang mengetahui apa itu Au Pair, bagaimana cara kerjanya, dan seterusnya. Tapi, buat kalian yang punya pertanyaan sama sepeti saya yang menanyakan apa arti hidup ini, saya mau memberikan sedikit informasi.
Jadi, Au Pair itu adalah orang yang berusia 18 sampai 30 tahun yang belum menikah serta belum mempunyai anak dapat pergi ke Luar Negeri untuk tinggal di rumah salah satu keluarga angkat dalam waktu yang ditentukan.
Wuih, enak banget dong ya jalan-jalan? Jadi yang Au Pair lakukan adalah membantu keluarga angkat tersebut, antar-jemput anak-anak mereka, serta membantu pekerjaan-pekerjaan rumah yang ringan. Kelebihannya? Setiap bulan dapat uang jajan yang cukup untuk beli kuteks dan lipstick, tidak perlu membayar tempat tinggal serta makanan, ditambah kita bisa belajar bahasa sesuai negara di mana kita tinggal. Singkatnya seperti demikian.
Jadi buat yang mau tau lebih lengkapnya, boleh googling tentang apa itu Au Pair.
Pertama, namun bukan yang pertama. Sekian tulisan saya kali ini. Berharap kedepannya dapat mempertahankan semangat juang 45 untuk tetap eksis menulis dan berbagi cerita kepada teman-teman.